Kemuliaan Seorang Ibu

Kemuliaan Seorang Ibu
Kemuliaan Seorang Ibu- Ketika salah seorang sahabat Nabi bertanya? : wahai Nabi, siapa orang yang harus saya hormati? lalu Nabi menjawab: Ibu .. Lalu siapa lagi? Beliau tetap menjawab Ibu dan ketiga kali sahabat itu bertanya lagi, selanjutnya siapa lagi ya Nabi? Nabi tetap menjawab Ibu, selanjutnya sahabat bertanya yang terakhir kali, lalu siapa lagi ya Nabi, dan Nabi pun menjawab, kemudian bapakmu. Apa dibalik rahasia dari jawaban Nabi tersebut? sudah tentu, Ibu lah yang harus dihormati dengan penghormatan yang lebih besar.

Ibu adalah penjaga terbaik bagi anaknya, penghangat anaknya ketika kedinginan, penyejuk hati anaknya ketika ketakutan dan penyemangat anaknya ketika sedang putus asa. Beruntung sekali jika kita memiliki Ibu yang hatinya ada kasih sayang dari Tuhan, sehingga kita pun dirawat dengan baik tanpa ada imbalan.

Kita ingat betul saat waktu kecil, tidak akan bisa tidur nyenyak tanpa adanya pelukan dan timangan dari Ibu? begitu nyenyaknya kita, sedangkan Ibunda rela tidur sambil berdiri, bahkan dengan posisi tidur yang tidak nyaman hanya untuk menjaga anaknya agar puas. Berbeda jika anak di gendong oleh bapaknya, langsung menangis dan ingin sekali dengan Ibunya.

Mungkin saat ini, ada sebagian yang sudah kehilangan Ibunda terintanya? hidup ataupun matinya seorang Ibu, Tuhan tetap memberikan kemuliaan untuk tetap berlaku baik kepada Ibundanyawalaupun sudah tiada, yaitu dengan selalu mendoakannya dan selalu mengingat permintaannya yang belum terkabulkan, berbuat baiklah kepada Ibu ketika beliau wafat dengan cara berbuat baik kepada orang lain untuk Ibu.

Ada beberapa kemuliaan seorang Ibu yang bisa penulis ungkapkan disini, antara lain:

1. Ibu Pemberi Nafkah Pertama

Bukan ayah yang pertama kali memberikan nafkah kepada anaknya, melainkan sang Ibu. Beliau memberikan asupan air susu kepada anaknya sampai anak sudah waktunya untuk disapih. Hanya dengan air susu itulah, sang anak bisa mendapatkan kesehatan yang baik, kecerdasan yang baik, dan lincah.

2. Ibu Guru Pertama untuk Anaknya

Siapa guru pertama didunia yang mengajarkan berbagai hal kepada anaknya, tentu saja dialah sang Ibu? walaupun sang Ibu tidak mempunyai gelar doktor, Insinyur, Master, tetapi beliau kepintarannya mengajarkan anak melebihi dari itu semua. Ibu yang mengajarkan anaknya berbicara, mengajarkan bagaimana cara memanggil ibunya, mengajarkan berdoa, mengajarkan berjalan dan sebagainya. Semuanya berhasil dilakukan oleh seorang ibu, karena rahasianya bukanlah kecerdasan melainkan kasih sayang yang tulus.

3. Ibu Pelindung Anaknya

Kita tau bahwa Ibu tidak sekuat sang ayah, tetapi walau bagaimanapun juga, ibu tetaplah sosok manusia yang amat tangguh dalam hal melindungi anaknya, membuat nyaman anaknya. Ibu lah yang selalu mengantarkan sekolah kita, menjaga kita, dan menjadi bodyguard kemanapun kita pergi saat masih kecil. Ketika kita tidur pun, ibu selalu didekat kita, menggaruk-garuk kulit kita saat nyamuk sedang menggigit dan mengelus-elus kepala kita. Sungguh beliau adalah pelindung tertangguh yang selalu kita miliki.

4. Ibu Penentu Kesuksesan

Dan yang terakhir adalah ibu adalah penentu kesuksesan bagi anaknya, sepintar apapun anaknya, jika doa ibu belum meluncur ke hati anaknya, maka kepintaran itu percuma. Salah satu cara ibu mensukseskan anaknya adalah dengan restunya yang tulus. Pasti seorang ibu lebih mengerti kebahagiaan anaknya daripada anaknya sendiri, dan ibu juga tidak semena-mena memutuskan agar anaknya bahagia dengan keegoisannya, melainkan selalu memohon petunjuk terlebih dahulu dan mendoakan anaknya untuk mendapatkan yang terbaik dalam hidupnya. Untuk mendapatkan semua itu, sang anak haruslah menghormati ibunya, santun kepada ibunya dan yang paling penting tidak menjadi anak yang durhaka.

Demikian yang dapat penulis sampaikan mengenai "Kemuliaan Seorang Ibu." Dan tidak lupa penulis mengucapkan, Selamat Hari Ibu, berikan kecupan indah kepda Ibu Anda sebagai surprise yang tak terhingga bagi dirinya, ucapkan selamat dan terimakasih atas perjuangannya menjaga kita. Dan selalu doakan ibu kita, baik yang masih hidup ataupun yang telah mendahului kita di surga. Ibu .. Aku Cinta Ibu .. doaku selalu ada disetiap nafasku, disetiap detak jantungku untuk Ibu. Dan intinya, kita harus berbuat baik kepada orang tua kita. :)

Salam Cinta
Salam Dycko Novanda
Read More >>

IBU

IBU ... apa dibenak anda ketika membaca kalimat ibu. Mungkin bayangan itu sesosok wanita anggun yang penuh senyum, penuh cinta, penuh kasih sayang tiada batas.

Ibu bagiku adalah segalanya, hampir kasih sayang Tuhan dikirim ke kita melalui Ibu. Ibu-lah yang mempunyai kasih sayang yang indah, karena kasih sayang ibu adalah kasih sayang dari Tuhan.

Mungkin kita tak pernah tau pengorbanan ibu kita saat melahirkan kita, kita-pun tak akan pernah tau tentang kesabaraan dan kesetiaan ibu mengelus-ngelus kita saat ada dikandungan. Begitu bahagianya ibu dapat mengandung kita, yang saat ini sudah beranjak dewasa, sudah dapat berjalan sendiri, berlari mengejar impian.

Kasih sayang ibu sangatlah besar, ibu tak pernah merasakan sakit ketika melahirkan kita. Ibu tak pernah merasakan takut sedikitpun untuk melahirkan anak tercintanya, walaupun seorang ibu tau dan mengerti, jika nyawa sebagai taruhannya. Ibu tidak pernah khawatir untuk mati, demi anaknya tercinta, demi anaknya dapat lahir didunia ini dengan bahagia.

Apakah kita tak merasakan getaran dahsyat kasih sayangnya hingga saat ini, ketika kita terlahir didunia dalam keadaan menangis, penuh darah, dan ibu-pun dalam keadaan sakit yang luar biasa. Apa yang diinginkan ibu disaat itu, ibu hanya ingin memeluk anaknya, mencium anaknya, menghangatkan anaknya. Ibu senang sekali mendengar tangisan kita, yang saat itu bagi ibu adalah lantunan indah yang selama ini didengarnya.

Tak kenal waktu ibu mengasuh kita, menemani kita, menjaga kita. Tak pernah penjagaannya terlepas untuk kita. Ibu tak mengenal rasa sakit, tak mengenal rasa kantuk, ibu selalu hadir untuk kita. Apakah kita ingat, ketika kita ditinggal ibu keluar, kita menangis mencarinya dan berteriak ... ibu ... ibu ... ibu .... menjerit sekuat tenaga untuk memanggil ibu tercinta. Sejauh ibu pergi, ibu tidak akan pernah bisa lama-lama meninggalkan anaknya. Begitu erat percakapan batin ibu dan anaknya, sehingga komunikasi ibu dan anaknya menggunakan hatinya.

Disaat kita beranjak sedikit besar, kenakalan kita sangat nampak sekali. Apa yang dilarang ibu, selalu kita lakukan. Nak, jangan makan itu ... tetapi kita selalu penasaran dan memakannya. Sewaktu kecil kita emang aneh, yang bukan makanan selalu kita makan, dan yang jelas-jelas itu makanan kita buat mainan. Namun ibu dengan sabar, ataupun dengan marah kecil yang sebenarnya itu bentuk kasih sayangnya, memperingatkan kita, menasihati kita.

Ibu-lah yang mengajarkan berbagai ilmu pengetahuan dahysat untuk kita, ibu melatih kita berjalan, mengajari kita cara makan, dan bermain, menggoda kita agar tertawa. Ibu tak pernah dapat membiarkan anaknya sedih ketika apa yang diinginkan anaknya tak dipenuhi. Ibu selalu mencari berbagai cara untuk membujuk kita.

Pernahkah kita tau, dibalik tertawa kita, kebahagiaan kita, ada air mata ibu yang menetes. Kita tak pernah tau, ketika ibu menangis.. ibu sakit, ibu sedih ... Ibu rela tak makan, ibu rela tak minum, ketika saat itu kekurangan makanan.. semua dipersembahkan untuk kita. Kita juga tak pernah tau, ibu punya uang atau tidak, dan ketika itu kita meminta mainan ini dan itu, namun apa yang dilakukan ibu. Ibu mencari berbagai cara untuk memenuhi keinginan kita.

Betapa besar kasih sayang ibu yang tak pernah dapat kita menghitungnya, ibu tak pernah meminta apa-apa ketika kita sukses, cukup melihat anaknya bahagia, melihat anaknya tersenyum suka cita. Ibu ikhlas memberikan kasih sayangnya sampai kita dewasa. Dan ibu selalu memaafkan kedurhakaan kita, kadang kita menyakiti ibu, membantah ibu, tidak nurut sama ibu .. tetapi ibu tak pernah mendo'akan anaknya celaka. Ibu selalu mengampuni kedurhakaan kita.

Ingatlah masa-masa kita yang lalu, Sungguh indah sekali, mengingat ibu ketika kita jauh dari pelukannya, indah sekali mengingat kebersamaan kita dengan ibu sewaktu kecil. Kita digendong, ditimang, disapih, dimanjain, dibelikan ini dan itu, untuk membuat kita bahagia. Bagi yang kini tiada lagi melihat wajah ibu tercinta, bagi yang sekarang hanya dapat melihat bayangan ibu nan jauh disana, tetap berdo'alah untuk beliau. Berdo'a untuk keselamatan beliau serta berdo'a agar kita semua dapat berjumpa dengan ibu suatu saat nanti. Amiin

Bagi yang saat ini masih hidup bersama Ibu, berbaktilah, buatlah beliau bahagia. Bagi yang merasakan ibu anda jahat dan kejam, ingatlah dan dengarkan ini baik-baik, tetap berbuat baiklah kepadanya, sekejam-kejamnya ibu, sejahat-jahatnya ibu, didalam hatinya hanya ada kamu yang disayang. Tak pernah kita tau, ibu selalu menyesali perbuatannya ketika menyakiti anaknya, setiap malam, setiap sujud selalu mendo'akanmu.

"Tak pernah kita dapat membalas kebaikan ibu, membalas kasih sayang ibu, karena kasih sayang ibu adalah kasih sayang Tuhan. Marahnya ibu kepada kita, adalah marahnya Tuhan. Yang mengasihi ibunya pasti akan dikasihi Tuhan. Surga ditepak kaki ibu"


Bagi pria, carilah wanita yang sebaik ibumu, tulus cintanya, tanpa pamrih pengorbanannya, setia kasih sayangnya.

Salam Cinta to Ibu
Salam Dycko Novanda

Artikel lainnya:

> Janji alay dalam cinta
> kata-kata gombal islami untuk kekasih
> Budaya gila cinta
Read More >>

Entri Populer