Ketika Cinta Enggan Bertasbih


Banyak sekali tragedi yang terjadi dari sebuah percintaan, ada cemburu, ada marah, ada selingkuh dll. Ada yang dilarang dalam konteks tertentu, ada yang boleh jika dilakukan tidak berlebihan, seperti marah dan cemburu. Tragedi-tragedi seperti itulah yang terjadi.

Tidak hanya itu, untuk menguji seberapa jauh kesetiaan dari cinta, cinta selalu diberikan ujian dan cobaan sesuai dengan besarnya cinta dan kesetiaan yang dibangun. Semakin tinggi cintanya, semakin tinggi ujiannya. Semakin rendah cintanya, semakin kecil ujiannya. Ujian cinta inilah sebagai tolak ukur dari kesetiaan cinta, jika ujian-ujian bisa dilewati dengan kesabaran dan ketelatenan, maka kesetiaannya dan kelanggengannya akan meningkat. Sebaliknya pula, jika ujian-ujian cinta tak bisa dilewati bersama, maka akan mudah cinta itu menjadi semakin kecil.

Untuk dapat selalu melewati ujian-ujian cinta, cinta harus disertai dengan kesabaran. Namun kesabaran selalu ada batasnya, agar kesabaran tak ada batasnya .... sudah sepatutnya cinta harus bertasbih mengingat Tuhannya. Dengan selalu berdzikir atau mengingat Allah, Allah akan memberikan kekuatan yang dahsyat sekali bagi hatinya, disabarkan hatinya, dikuatkan keyakinannya, dikuatkan pula cintanya serta berbagai ujian dengan mudah dilewati. Sehingga kesetiaannya semakin bertambah.

Tetapi, apa yang terjadi ketika cinta enggan bertasbih ... Tentu saja cinta tak bisa bersabar lebih lama, cinta penuh prasangka dan cinta bisa menjadi bencana. Disinilah pentingnya dzikir untuk cinta. Cinta tidak akan setia jika cinta tidak pernah ingat kepada Tuhannya, cinta tidak akan menjadi besar jika lupa akan Tuhannya. Selalu ingatlah kepada Allah, bertasbihlah, ucapkan Asma-Nya yang indah, bersyukurlah ... secara otomatis ... cinta akan setia selamanya.... InsyaAllah ... :)

Artikel Terkait

0 komentar:

Entri Populer